Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan, Mizar Minta Maaf Sebut Nama Angkasa

Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan, Mizar Minta Maaf Sebut Nama Angkasa

Ogan Komering Ilir, RK.com – Sidang lanjutan kasus pembunuhan, Saidina Ali (53), warga desa Padang Bulan kecamatan Jejawi, kabupaten OKI oleh Hendra (27) dan Angkasa Alias Ujang Kocot (58) terus bergulir di PN Kayuagung. Selasa, (23/4/2024).

Dalam agenda sidang pemeriksaan saksi yang diketuai oleh Mejelis Hakim, Agung Nugroho Suryo Sulistio, SH., M.Hum, didampingi hakim, Indah Wijayati, SH., MKn dan Nadia Septianie, SH menghadirkan 4 orang saksi, salah satu diantaranya atas nama Mizar.

Pada sidang tersebut, dihadapan hakim Mizar meminta maaf kepada Angkasa alias Kocot. lantaran telah menyebutkan namanya dalam kasus pembunuhan tersebut, karena ketika itu dalam keadaan terancam.

Menurut kuasa hukum, Aulia Aziz Al Haqqi, SH didampingi Rekan Rusdianto SH, Hayuddin SH dan Subrata SH menjelaskan, bahwa saksi Mizar adalah saksi mahkota yang mengetahui tentang kejadian. karena dia bersama korban pada saat kejadian terjadinya pembunuhan.

“Dia menyampaikan maaf tersebut, karena pada BAP awal dia merasa terancam. dengan adanya ancaman terdakwa Hendra kepada Mizar yang meminta untuk tidak ikut-ikutan dan meminta menyebutkan nama Angkasa atau Jang kocot, Akhirnya pada saat dimintai keterangan polisi pada BAP awal dengan kondisi Ketakutan, Terancam , trauma, Mizar menyebutkan nama Hendra dan Jang Kocot,” jelasnya.

Kemudian, setelah BAP dan ditangkapnya Hendra dan Jang Kocot. selama satu bulan Mizar merasa dihantui-hantui, merasa ketakutan, merasa bersalah atas perbuatan dilakukan, dan menyampaikan pula saat dihantui-hantui korban, meminta untuk di sebutkan nama pelaku-pelaku yang sebenarnya.

“Pada tanggal 30 November 23, Mizar ingin mencabut BAP, dan menerangkan tentang Pelaku yang sebenarnya membunuh Saidina Ali. namun pada saat itu, penyidik hanya mengizinkan Mizar mencabut BAP tanpa diberikan kesempatan untuk mengungkapkan pelaku pembunuhan yang sebenarnya,” jelas Aziz.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *