Banyuasin Targetkan Posisi Puncak Lumbung Pangan Nasional: Optimisme Bupati Askolani Menggema di Air Salek

Strategi Optimalisasi Lahan dan Dukungan Harga Gabah Jadi Kunci

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Banyuasin, Radar Keadilan – Kabupaten Banyuasin terus memacu diri untuk merebut posisi nomor satu sebagai lumbung pangan nasional.

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, menyatakan keyakinannya ini saat menghadiri kegiatan tabur benih padi di Desa Solok Batu, Kecamatan Air Salek, Sabtu (8/11/2025).

banner"300x250"title"300x250"
Jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Forkopimda dan petani bersatu padu menabur benih, menandai dimulainya upaya menjadikan Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional nomor satu, di Desa Solok Batu, Air Salek, Sabtu (8/11/2025)./Sangkut, radarkeadilan.com

“Kami sangat optimis Banyuasin akan menjadi yang terdepan dalam produksi pangan nasional. Upaya optimalisasi lahan terus kami lakukan, dan kami yakin dengan dukungan semua pihak, target ini akan tercapai,” tegas Bupati Askolani dalam diskusi bersama petani dan Gapoktan Air Salek.

Optimisme ini didasarkan pada program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Banyuasin, bekerja sama dengan Kodim 0430/Banyuasin.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan frekuensi penanaman padi hingga tiga kali setahun, tidak hanya meningkatkan produksi tetapi juga memperluas areal tanam.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"