Palembang, Radar Keadilan – Pergantian pimpinan tertinggi Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berlangsung di tengah keprihatinan masyarakat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Irjen Pol Rony Samtana Tarigan resmi menjabat sebagai Kapolda Sumsel yang baru, menggantikan Komjen Pol Sandi Nugroho, dan menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mengatasi tantangan daerah.
Serah terima jabatan tersebut ditandai melalui acara malam kenal pamit yang digelar di Ballroom Novotel Palembang pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Rony menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban daerah tidak dapat diwujudkan semata-mata oleh aparat kepolisian saja, melainkan memerlukan dukungan dan kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama menciptakan Sumsel yang aman dan kondusif. Prinsip kepemimpinan saya adalah: Polisi bersama rakyat,” ujar Rony.
Rony juga mengajak seluruh undangan yang hadir untuk berdoa menurut keyakinan masing-masing agar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan segera berlalu dari Sumatera Selatan.
Bagi umat Islam, ia mengajak membacakan Surah Al-Fatihah. Langkah ini menegaskan keprihatinan bersama atas dampak karhutla yang masih dirasakan masyarakat.
Rony menegaskan pula bahwa doa harus diiringi upaya nyata melalui pencegahan, penegakan hukum, pengawasan wilayah rawan kebakaran, serta koordinasi lintas lembaga yang konsisten dan berkelanjutan.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Sumsel, Rony Samtana Tarigan pernah mengemban tugas sebagai Wakapolda Sumsel dan Wakapolda Sumatera Utara.
Sementara itu, Komjen Pol Sandi Nugroho yang telah memimpin Polda Sumsel selama sekitar sembilan bulan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dukungan yang telah diberikan selama masa pengabdiannya.
“Segala capaian yang diraih selama ini bukanlah hasil kerja seorang pimpinan, melainkan kontribusi bersama. Saya hanya menerima dan menjalan amanah sebaik-baiknya,” ujar Sandi.






