Pemerintah daerah juga berupaya memfasilitasi pemasangan meteran listrik bagi warga yang memenuhi syarat, agar beban biaya kebutuhan dasar ini dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Fasilitas dasar seperti listrik dan jalan yang layak harus terus kita perjuangkan. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa tertinggal atau terpinggirkan dari akses pembangunan,” tegas Muchendi.
Kabar ini disambut penuh rasa syukur oleh warga. Selama hampir delapan tahun, anak-anak belajar di bawah penerangan seadanya, dan aktivitas malam warga sangat terbatas.
“Sejak 2018 kami menunggu. Alhamdulillah akhirnya ada kepastian. Semoga pemasangan berjalan lancar, sehingga akhir tahun nanti rumah kami terang dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman di malam hari,” ungkap Nimah, warga Dusun Senasi yang telah berusia 43 tahun.
Penyambungan listrik ini bukan sekadar menghadirkan cahaya di malam hari. Kehadiran aliran listrik diharapkan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi warga, peningkatan kualitas pendidikan anak-anak, serta peningkatan keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat Dusun Senasi.
Warga berkomitmen untuk turut mengawal proses pelaksanaan agar janji ini benar-benar terealisasi tepat waktu. (*/Heri)






