Koordinator FTA di Aceh sekaligus Pengelola Proyek, Sayid Jalal, menyatakan tim di lapangan siap melanjutkan misi serupa di wilayah lain yang masih membutuhkan.
“Kami telah menuntaskan tahap pertama di lima dayah terdampak. Harapan kami, semangat berbagi dari saudara-saudara kami di perantauan tidak berhenti di sini. Mari kita terus mengalirkan kebaikan, karena air adalah kehidupan,” ucapnya.
Kehadiran sumur bor ini disambut sukacita oleh para pemimpin pendidikan Islam setempat. Ustadz Muhammad Yusuf, Pimpinan Dayah Bustanus Sa’adah Al Munawarah, Lhokseumawe, menyampaikan bahwa kini para santri dan warga sekitar jauh lebih terbantu dalam menjalani aktivitas harian maupun ibadah.
Hal senada disampaikan Tgk. H. Nazaruddin (Dayah Al Madinatuddiniyah Syamsudhuha), Tgk. Ahmad Malawi (Dayah Istiqamatuddin Daruzzahidin), Tgk. H. Muzakkir (Dayah Darul Ishlah Al Aziziyah), dan Tgk. H. Muhammad Azzawahiri (Dayah Raudhatul Ulum As Shamady).
Mereka mendoakan agar seluruh donatur dan keluarga besar FTA senantiasa diberkahi, serta ikhtiar mulia ini menjadi tabungan amal yang tak terputus.
Rasa syukur yang sama disampaikan para santri dan warga sekitar, mulai dari perajin tenun, pedagang, petani, hingga pelaku usaha kuliner.
Mereka mengakui bahwa air bersih adalah kunci kebersihan, kelancaran beribadah, dan kelangsungan mata pencaharian. Seluruh masyarakat berharap semangat kepedulian ini terus berkembang demi kesejahteraan bersama. (*/SMSIPusat)
New York, 28 Juli 2026
Dewan Pimpinan Pusat Forum Tanah Air
Ketua Umum: Tata Kesantra
Narahubung: Sekretaris Jenderal FTA Syafril Sjofyan – 0877-8288-8321







