Dongeng terbukti menjadi media paling efektif untuk menanamkan nilai kejujuran, keberanian, tanggung jawab, kepedulian, semangat gotong royong, serta rasa cinta kepada keluarga, masyarakat, dan tanah air.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, Bunda PAUD, para tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat budaya literasi dan kecintaan anak terhadap warisan budaya bangsa sejak dini.
Kepada seluruh anak yang hadir, Bupati berpesan agar senantiasa belajar dengan tekun, menghormati orang tua dan guru, saling menyayangi sesama teman, serta berani bermimpi besar untuk meraih cita-cita setinggi langit.
Sementara bagi para orang tua dan pendidik, ia mengajak memperkokoh kolaborasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak, mengingat pembentukan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, melainkan bermula dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama.
“Mari kita jadikan momen Hari Anak Nasional ini sebagai tonggak memperkuat tekad bersama mewujudkan Kabupaten Ogan Komering Ulu yang semakin ramah anak, berkomitmen tinggi pada pendidikan, dan kokoh dalam melestarikan nilai-nilai budaya luhur bangsa,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si., Kepala Dinas PPPA OKU Iis Wahyu Ningsih, S.E., M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan OKU Ahmad Azhar, S.STP., M.Si., Kepala Bappelitbangda OKU Yoyin Arifianto, AP., M.Si., Kepala Dinas Perikanan OKU Juarsyah, serta perwakilan organisasi mitra seperti Ketua Persit Kodim 0403/OKU, Ketua Bhayangkari Cabang OKU, Ketua Dharmayukti Karini, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan OKU.
Melalui perayaan ini, harapan besar diletakkan agar setiap anak di OKU dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap melanjutkan tongkat estafet pembangunan daerah di masa mendatang. (*/Untung)





