Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) PALI, Hj. Rina Anggraini, S.T., M.T., menjelaskan bahwa rapat ini merupakan bagian penting dari pengendalian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten PALI tahun 2025–2029.
Memasuki triwulan IV tahun 2026, evaluasi mendalam diperlukan guna memetakan capaian yang telah terealisasi sekaligus mengidentifikasi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada tahun mendatang.
“Pak Bupati dan Bu Sekda menegaskan bahwa tahun 2026 segera berakhir dan kita akan segera menyongsong 2027. Seluruh perangkat daerah diharapkan melaksanakan program dan kegiatan sesuai prioritas pembangunan nasional, provinsi, maupun daerah,” ujar Rina.
Beberapa sektor prioritas yang mendapat penekanan khusus antara lain pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Pada sektor pendidikan, pemenuhan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar menjadi fokus utama yang ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2027.
Kebutuhan seragam peserta didik akan dipenuhi melalui Dinas Pendidikan, sementara peralatan penunjang lainnya akan diupayakan melalui kemitraan dan program tanggung jawab sosial perusahaan.
Persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi prioritas strategis. Masuk dalam lingkup program Desa Maju dan Sehat serta Desa Maju dan Modern, pemenuhan akses air bersih yang layak ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap pada kurun waktu 2027–2028.
“Infrastruktur dasar air bersih menjadi komitmen yang tertuang dalam RPJMD. Kami berfokus agar persoalan ini dapat dituntaskan pada 2027–2028,” ungkap Rina.
Melalui pertemuan ini, Pemkab PALI menegaskan komitmen untuk memastikan 13 program unggulan tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata yang terukur, terarah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten PALI secara berkelanjutan. (*/Nanda)




