Partisipasi aktif masyarakat, katanya, menjadi mata rantai paling awal dalam pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih luas.
Pertemuan tatap muka seperti ini memungkinkan kepolisian memahami kondisi riil di lapangan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Komunikasi dua arah yang terbuka diharapkan memudahkan penyelesaian persoalan secara bersama-sama, tanpa ada jarak yang memisahkan aparat dengan masyarakat yang dilayani.
Program Polisi Kumpul Bersama Masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Polres OKI menjalankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Semakin terbuka dan rutinnya interaksi semacam ini diharapkan semakin memperkokoh kemitraan yang kuat.
Pada akhirnya, keamanan yang kita nikmati bersama tidak akan lagi menjadi tanggung jawab aparat semata, melainkan tumbuh dan terjaga dari kesadaran, kepedulian, serta keterlibatan aktif setiap warga masyarakat. (*/HS)
Sumber: HMS Polres OKI








