Palembang, Radar Keadilan – Kegiatan evaluasi dan monitoring nasional kamtibmas serta pelayanan Idul Fitri 1447 H digelar melalui Zoom Meeting pada Selasa pukul 11.00 WIB, dengan fokus pada pengamanan puncak arus balik Lebaran.

Acara ini menyoroti capaian keberhasilan penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa nasional, sekaligus menetapkan strategi untuk menjaga stabilitas hingga akhir periode arus balik.
Rapat nasional tersebut diikuti dari kawasan Riverside Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, sekaligus menjadi titik pengawasan langsung terhadap aktivitas masyarakat di pusat wisata kota.
Kapolri menyampaikan apresiasi penuh atas capaian jajaran kepolisian yang berhasil menekan angka kecelakaan dan fatalitas meskipun volume kendaraan mudik meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Capaian tersebut dinilai sebagai bukti keberhasilan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara sinergis lintas sektor.
Namun demikian, tantangan terbesar ditempatkan pada fase arus balik, yang memerlukan kesiapan maksimal dari seluruh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Sumatera Selatan sebagai jalur strategis perlintasan pemudik.
Kapolri menegaskan pentingnya penerapan rekayasa lalu lintas yang fleksibel dan adaptif berbasis data real-time.








