Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali mengancam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Titik panas terdeteksi di Desa SP3 Sakti, Kecamatan Tulung Selapan, dan segera merambat menjadi kobaran api yang melalap lahan sejak Jumat, 25 September 2026.
Berdasarkan pemantauan satelit, koordinat titik panas tercatat di -3°04’06,7″ Lintang Selatan dan 105°37’58,8″ Bujur Timur.
Tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan.
Hasil pemeriksaan di tempat membuktikan keberadaan api yang telah menyebar. Luas lahan yang terbakar dipastikan mencapai sekitar 1,5 hektare, berupa lahan desa dengan jenis tanah mineral.
Sumber air untuk penanganan diambil dari kanal yang tersedia di sekitar kawasan tersebut.
Tanpa menunda waktu, tim gabungan segera mengerahkan upaya pemadaman sekaligus pendinginan guna memutus perambahan api ke area yang masih aman.
Operasi ini melibatkan personel TNI, RPK PT SBA, Masyarakat Peduli Api, serta unsur terkait lainnya. Sebanyak lima unit pompa air dioperasikan secara terkoordinasi untuk memadamkan kobaran dari sumber air yang ada.






