Luncurkan “OKI Darling”, Terobosan Baru Pemkab OKI Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Luncurkan "OKI Darling", Terobosan Baru Pemkab OKI Tingkatkan Kinerja Birokrasi

OKI, PEMERINTAHAN227 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Ogan Komering Ilir, RK.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meluncurkan Gerakan OKI Go Digital And Paperless Sisteming ‘OKI Darling’. Upaya ini sebagai terobosan baru untuk meningkatkan kinerja birokrasi serta memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI, Adi Yanto, dalam laporannya mengatakan Launcing Gerakan Kabupaten OKI Go Digital and Paperless Systeming merupakan langkah kecil dari perjalanan Panjang implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

“Hari ini akan dilaunching 4 (empat) layanan pemerintah berbasis digital yang konsepnya sama dengan arsitektur SPBE Nasional antara lain, E- Office, Siskeudes Online, E-BMD Online dan SiLoki,” Ungkap Adi pada peluncuran Gerakan OKI Go Digital And Paperless Sisteming di Kantor Bupati OKI, Rabu, (6/12/2023).

Program ini merupakan Aksi Perubahan Kabid Layanan e-Government Diskominfo OKI, Muttaqin Noviandy Shariff pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator BPSDMD Provinsi Sumsel 2023.

Dijelaskannya, E-Office Kabupaten OKI merupakan portal Administrasi Pemerintahan yang memberikan kemudahan bagi aparatur Pemkab OKI untuk melaksanakan pekerjaan dengan lebih cepat, tepat, dan efisien. 

“Alat bantu yang dapat memfasilitasi proses persuratan yang digunakan seluruh ASN di Kabupaten OKI. Sedangkan di level agreement dapat mempersingkat waktu dalam proses persuratan, serta Paperless system untuk penghematan anggaran,” terang dia.

E-Office Kabupaten OKI memiliki fitur utama, antara lain Menerima Dokumen, Tanda Tangan Elektronik, Disposisi dan Distribusi, serta Validasi Dokumen. 

Lalu Siskeudes atau Sistem integrasi keuangan desa terang Adi merupakan Layanan tata Kelola, perencanaan, pengawasan dan pelaporan keuangan desa. 

“Siskeudes dikembangkan oleh BPKP dan Kemendagri dalam rangka perbaikan pengelolaan keuangan desa juga bagian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Satranas PK),” Jelasnya. 

Baca Juga :  Bupati Banyuasin Serahkan LKPD Tahun 2025, Targetkan Predikat WTP Kembali

Sementara E-BMD lanjutnya merupakan layanan Online pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan Barang Milik Daerah. 

“Sistem ini dibangun oleh Kemendagri kami membantu dalam pengintegrasian. Dan Kabupaten OKI merupakan Pemkab pertama di Sumsel yang telah mengimplementasi BMD,” terang dia.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"