“Penggunaan gadget dan sistem digital akan diawasi ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya.
Ia menargetkan peninjauan langsung terhadap 80.000 koperasi yang terbentuk pada akhir tahun.
Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Ketua Satgas Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menambahkan bahwa koperasi ini akan menjadi tulang punggung ekonomi desa, menyediakan berbagai layanan mulai dari gerai sembako hingga pusat simpan pinjam.
“Ini tonggak awal koperasi Indonesia yang mandiri dan produktif,” tegasnya.
Bupati H. M. Toha menegaskan kesiapan Muba mendukung penuh program ini.
“Muba siap menjadi bagian dari perubahan besar ini. Kami mendukung penuh program nasional pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Toha. (*/Desi)









