Peringatan Hardiknas 2026: Pemerintah OKI Tegaskan Kembali Ruh Pendidikan Memanusiakan Manusia

Peringatan Hardiknas 2026: Pemerintah OKI Tegaskan Kembali Ruh Pendidikan Memanusiakan Manusia

Berita, OKI, PENDIDIKAN2256 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Melalui metode ini, siswa diharapkan tidak hanya sekadar memahami materi, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kritis dan bersikap adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain aspek kurikulum, peran guru dan penciptaan lingkungan pendidikan yang aman serta inklusif juga menjadi sorotan utama.

banner"300x250"title"300x250"

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui sinergi kuat dan keterlibatan semua elemen, mulai dari institusi sekolah, peran aktif keluarga, hingga dukungan masyarakat luas.

“Sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Keluarga dan masyarakat wajib menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang saling menguatkan untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

Supriyanto juga mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat ditentukan oleh kesiapan pola pikir, mentalitas, dan kejelasan arah kebijakan. Tanpa fondasi tersebut, setiap program hanya akan menjadi formalitas belaka tanpa dampak nyata.

Sebagai wujud nyata komitmen dalam memperluas akses pendidikan yang merata, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir juga menyalurkan bantuan sosial kepada siswa kurang mampu yang mencakup jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP.

Melalui semangat Asah, Asih, dan Asuh, pemerintah daerah bertekad melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta daya saing yang tangguh di masa depan. (*/Heri)

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"