Fokus utama kini diarahkan pada penguatan kapasitas fiskal daerah serta efisiensi alokasi anggaran agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk memastikan pelayanan publik hadir lebih dekat dan dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat. Melalui tema ‘Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita’, saya meminta seluruh jajaran untuk memperkuat sinkronisasi perencanaan anggaran dan berinovasi dalam birokrasi agar setiap kebijakan tepat sasaran,” tegas Erwin.
Lebih jauh disampaikan, keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menekan kesenjangan pembangunan.
Pemerintah daerah dituntut untuk terus bergerak dinamis, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengoptimalkan potensi lokal sebagai basis pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sinergi yang kuat diharapkan mampu melahirkan pembangunan yang tidak hanya maju, tetapi juga merata dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/Sangkut)






