Muara Dua, Radar Keadilan – Demi menjamin kelancaran serta keandalan pasokan tenaga listrik yang stabil dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muaradua melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalur bebas (Right of Way/ROW) dan pemeliharaan serta perbaikan (HAR) konstruksi secara gabungan.
Kegiatan yang berskala terpadu ini berlangsung pada tanggal 5 hingga 6 Agustus 2026, dengan fokus utama pada jalur Penyulang Spanyol dan titik penyambungan di wilayah jurusan Teluk Agung.
Pelaksanaan operasi gabungan ini merupakan bagian nyata dari penerapan program Gerakan Operasi Eksekusi Serentak (Goes’r) yang didasarkan pada pendekatan pemeliharaan berbasis risiko (Risk Based Maintenance).
Langkah ini disusun secara matang untuk meminimalkan potensi gangguan kelistrikan, khususnya yang timbul akibat pertumbuhan vegetasi pohon yang mendekati jaringan maupun kerusakan pada komponen konstruksi saluran.
Kegiatan di lapangan diawasi dan dipimpin langsung oleh Manager PLN Unit Layanan Listrik (ULS) Lahat, Irfan Isnaini, didampingi oleh Pemimpin Tim Operasi Distribusi Unit Pelaksana Pengaturan Distribusi (UP3) Lahat, Ricky Yulianto, serta Manager ULP Muaradua, Bayu Murtadla, bersama seluruh tim teknis gabungan yang terlibat.
Manager ULP Muaradua, Bayu Murtadla, menjelaskan bahwa pemeliharaan terpadu ini merupakan langkah pencegahan yang sangat krusial guna menjaga ketahanan infrastruktur jaringan listrik tetap berfungsi secara optimal dalam melayani kebutuhan pelanggan.
“Pemeliharaan ROW dan HAR konstruksi gabungan di Penyulang Spanyol ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan dari luar, seperti pohon yang tumbuh mendekati kabel serta penguatan seluruh bagian konstruksi jaringan. Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kekompakan tim gabungan yang telah turun langsung ke lokasi untuk mengawal kegiatan ini, demi mewujudkan sistem kelistrikan yang andal di wilayah Muaradua,” ungkap Bayu.






