Dalam arahan singkatnya, Apriyadi mengatakan bahwa penyebab banjir ini terjadi karena curah hujan yang tinggi sehingga Sungai Musi meluap, yang mengakibatkan rumah warga di dataran rendah terendam banjir.
“Untuk sekarang sudah Sembilan kecamatan yang terkena banjir, dari total 15 kecamatan dalam Kabupaten Muba. Sebanyak 20.263 rumah di Kabupaten Muba yang terendam air akibat banjir atau ayo Ndalam. Kita Pemkab Muba terus berupaya untuk penanganan masyarakat yang terdampak banjir ini, seperti mendirikan dapur umum, posko kesehatan dan bantuan sembako,” dan saya bersama seluruh OPD bergotong royong bersama termasuk seluruh perusahaan yang bergerak di Muba kami minta untuk membantu korban terdampak banjir,” bebernya. (Nop/Ril)






