Merespons dampak langsung terhadap warga, seluruh instansi sepakat menyiapkan layanan kesehatan gratis selama 24 jam di tingkat kabupaten dan kota, lengkap dengan tenaga medis serta ketersediaan obat.
Pemeriksaan kesehatan berkala juga dijadwalkan bagi seluruh petugas yang bertugas langsung di lokasi kebakaran.
Karo Operasi Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh menjaga sinergi lintas sektor agar penanganan berjalan terarah, cepat dan menyeluruh.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD dan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan karhutla di OKI dapat berjalan lebih terarah dan efektif. Fokus kami adalah mempercepat pemadaman sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari dampak asap,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian bencana ini.
“Kami berkomitmen mendukung penuh sinergi penanganan karhutla demi memulihkan kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Seluruh keputusan yang diambil dalam rapat segera ditindaklanjuti di lapangan. Semangat kerja sama yang kokoh diharapkan mampu menyatukan kekuatan seluruh unsur, mempercepat pemulihan lingkungan, serta menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman karhutla. (*/HMS Polda Sumsel/HS)









