“Kita tidak boleh lengah. Simulasi ini adalah bentuk komitmen nyata untuk menjamin keamanan masyarakat. Penanganan Karhutla di OKI tahun 2026 harus mencapai target Zero Karhutla, yang hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas secara bersama-sama,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi program Presisi Polri.
Langkah strategis ini diambil untuk mendukung agenda pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelestarian lingkungan hidup.
“Melalui simulasi terpadu ini, kita menyatukan persepsi seluruh elemen, baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Tujuannya agar seluruh personel memiliki kesiapan optimal saat menghadapi kondisi nyata di lapangan,” ujar Nandang.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi menyeluruh guna memperbaiki setiap celah yang ditemukan. Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas personel melalui latihan rutin, khususnya di wilayah-wilayah rawan, demi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, kondusif, dan bebas dari ancaman bencana asap. (*/HS)







