Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap menebalkan patroli di lokasi rawan untuk antisipasi potensi pencurian dengan kekerasan sebagai poin evaluasi utama.
Pada Jalur Lintas Timur, dinamika lalu lintas berhasil dikelola secara optimal.
Tim Satgas Urai Macet Polda Sumatera Selatan menangani berbagai hambatan, mulai dari kendaraan mogok hingga truk terguling di wilayah Bayung Lencir.
Melalui strategi rekayasa lalu lintas dinamis, kemacetan panjang berhasil diurai sehingga arus mudik tetap mengalir lancar.
Pengamanan juga diperketat pada 2.338 objek vital, mencakup masjid, pelabuhan, bandara, terminal, hingga destinasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesuksesan pengamanan merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang erat.
“Kapolda telah memastikan kepada Kapolri bahwa Sumsel siap dan aman. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi layanan 110 yang aktif 24 jam penuh tanpa biaya,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk merayakan malam kemenangan dengan tertib, menghindari penggunaan petasan berbahaya, serta mematuhi peraturan lalu lintas.
Seluruh jajaran akan tetap siaga hingga rangkaian Idul Fitri dan arus balik tuntas, menjamin kenyamanan serta keamanan seluruh masyarakat di Bumi Sriwijaya.
Keberhasilan malam takbiran menjadi bukti komitmen penuh menjaga kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat Sumatera Selatan. (*/Andrian)








