Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi personel yang akan menjalankan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran telah dilaksanakan Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dalam rangka Operasi Ketupat Musi Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pos Pelayanan Exit Tol Kayuagung dan Pos Pengamanan Lempuing diarahkan untuk memastikan setiap personel memiliki kondisi fisik prima, sehingga mampu memberikan pelayanan aman, nyaman, dan optimal bagi masyarakat khususnya para pemudik.
Pengecekan kesehatan mencakup pengukuran tekanan darah, evaluasi kondisi umum tubuh, serta pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
Langkah strategis ini bukan hanya bentuk kepedulian institusi terhadap kesejahteraan anggotanya, tetapi juga wujud tanggung jawab untuk menghadirkan layanan publik berkualitas tinggi di tengah tingginya intensitas aktivitas selama periode mudik.
Personel yang ditempatkan di kedua pos menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran perjalanan dan memberikan rasa aman bagi para pemudik.
Kondisi kesehatan yang baik menjadikan mereka lebih sigap, responsif, dan humanis dalam menangani berbagai situasi yang mungkin muncul di lapangan.
Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, menegaskan pentingnya kesiapan fisik sebagai dasar pelaksanaan tugas selama operasi berlangsung.
“Kesehatan personel adalah prioritas utama. Dengan kondisi yang prima, anggota dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan rasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini menjadi bukti perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan personel di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel tetap sehat dan siap menjalankan tugas hingga operasi berakhir. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat,” tambahnya.
Keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026 tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari kesiapan sumber daya manusia yang terlibat.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi investasi penting untuk menciptakan sistem pengamanan yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan implementasi langkah ini, diharapkan seluruh personel tetap dalam kondisi prima hingga akhir operasi.
Kehadiran aparatur kepolisian yang sehat dan siap siaga akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat – sejalan dengan tujuan utama pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran untuk kenyamanan seluruh lapisan masyarakat. (*/HS)














