Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang penanganan karhutla di Kabupaten OKI.
Kapolres OKI, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesadaran menjaga alam harus tumbuh bersama proses tumbuh kembang seseorang.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui edukasi sejak dini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan bukan kewajiban pihak tertentu saja, melainkan tanggung jawab kita bersama. Semoga benih-benih kepedulian yang ditanam hari ini tumbuh menjadi generasi pelindung alam di masa depan,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.
Edukasi ini diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga menjadi pengingat bagi keluarga dan masyarakat luas bahwa pencegahan karhutla paling efektif dimulai dari kesadaran masing-masing individu.
Ketika anak-anak memahami bahaya api, mereka bukan saja menjadi pelindung alam di masa depan, melainkan juga menjadi agen-agen perubahan yang mengingatkan lingkungan sekitarnya untuk lebih bijak memperlakukan alam yang kita tinggali. (*/HS)
Sumber: HMS Polres OKI







