Kegiatan pemasangan rubuha ini melibatkan sinergi antara kelompok tani, Pemerintah Desa Blimbing, serta dukungan dari Koramil 07/Gatak dan jajaran Polsek Gatak. Rumah burung hantu yang dipasang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo.
Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.
“Kami berharap rubuha ini bermanfaat untuk mengendalikan hama tikus di area persawahan kami,” ucapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menjelaskan bahwa burung hantu atau Tyto alba merupakan predator alami tikus dan sangat ramah lingkungan.
“Dengan naluri alaminya, burung hantu mampu mengurangi populasi tikus tanpa bahan kimia. Kami ingin burung hantu ini bisa dibudidayakan oleh petani sebagai sahabat dalam bertani,” jelas Bagas. (*/gp)













