Presiden Prabowo Berikan Arahan Strategis Pada Rakornas Pusat-Daerah 2026 Di Sentul

Forum Kemendagri Sasar Keselarasan Langkah Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Spread the love
         
 
  
                 
   
Sentul, Jawa Barat, Radar Keadilan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menghadirkan arahan strategis mendalam dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang disampaikan secara langsung pada Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Forum bergengsi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diikuti oleh ratusan kepala daerah se-Indonesia, termasuk jajaran pemerintah Kabupaten Banyuasin yang diwakili oleh Bupati Dr. H. Askolani, S.H., M.H dan Wakil Bupati Netta Indian, SP.

Acara yang menghadirkan sekitar 4.487 tamu undangan bertujuan menyelaraskan langkah seluruh komponen pemerintahan daerah dalam mendukung program prioritas nasional, sebagai landasan konkret menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ribuan peserta dari seluruh Indonesia mengisi ruang Sentul International Convention Center dengan antusias pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.|Sangkut, radarkeadilan.com
Selain kepala daerah Banyuasin, unsur Forkopimda kabupaten tersebut juga menghadiri acara tersebut, meliputi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Abdul Rais, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalan Balai Erni Yusnita, SH., MH, Dandim 0430/Banyuasin Letkol. Inf. H. Y. Prasetyo, SE., M.Hi., M.HAN, dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani berjalan bersama rombongan dalam rangka menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, menunjukkan semangat kerja sama dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.|Sangkut, radarkeadilan.com

Dalam pemaparannya, Presiden tidak hanya menyampaikan arahan strategis terkait kebijakan pembangunan tahun 2026, tetapi juga menyajikan evaluasi komprehensif terhadap kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025.

Evaluasi ini dijalankan untuk memastikan seluruh motor penggerak pembangunan di tingkat daerah memiliki pemahaman yang konsisten terkait arah kebijakan pusat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan nasional yang diantisipasi pada tahun ini.

“Arahan dari Presiden menjadi pijakan penting bagi kami untuk menyusun langkah kerja yang lebih terarah dan sinkron dengan program nasional,” ujar Bupati Askolani usai mengikuti acara.

Sementara itu, Wakil Bupati Netta Indian menambahkan, “Keselarasan antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan setiap langkah pembangunan, terutama dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.”