SWI dan UMJ Jalin Kerjasama Strategis, Siap Gelar Uji Kompetensi Wartawan Tahun 2026 di Seluruh Indonesia

Kerjasama Juga Menutup Peluang Pendidikan S1 dan S2 Ilmu Komunikasi Bagi Anggota SWI

banner"468x90"title"468x90"

Jakarta, Radar Keadilan – Rapat pembahasan kerja sama strategis antara Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) telah berlangsung secara intensif pada hari Rabu, 28 Januari 2026, di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ.

Kerjasama ini fokus pada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun 2026 dan perluasan kolaborasi dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan di Indonesia.

banner"300x250"title"300x250"

Penyelenggaraan UKW tahun ini akan dilaksanakan SWI dengan dukungan penuh dari penguji yang berasal dari LUKW UMJ.

Kegiatan tersebut direncanakan digelar di beberapa daerah strategis, mulai dari Lampung dengan 32 peserta yang sudah terdata secara resmi, kemudian dilanjutkan di Palembang untuk anggota SWI Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Jakarta untuk wilayah Jabodetabek.

Rencana pelaksanaan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal sekaligus Pejabat Luar Biasa (Plt.) Ketua Umum SWI, Herry Budiman.

Suasana mendalam pada rapat pembahasan kerja sama antara Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tanggal 28 Januari 2026 di Ruang Rapat FISIP UMJ. Para peserta fokus membahas detail penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun ini dan perencanaan Memorandum of Agreement (MoA) untuk program pendidikan S1 dan S2 Ilmu Komunikasi bagi anggota SWI.|radarkeadilan.com

“Alhamdulillah, pertemuan hari ini mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari pihak LUKW, Dekan FISIP, Kepala Program Studi, dan seluruh tim administrasi. Kami telah menyepakati kerjasama komprehensif untuk pelaksanaan UKW SWI tahun 2026, dengan komitmen untuk menjaga standar kompetensi yang tinggi,” tegas Herry Budiman dalam kesempatan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan UKW akan dilakukan setelah Musyawarah Nasional (Munas) SWI berlangsung.

Dari pihak UMJ, Dekan FISIP Prof. Dr. Evi Satispi, M.Si, mengemukakan bahwa kerja sama antara kedua institusi tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan UKW.

banner"728x90"title"728x90"