Sosialisasi yang diberikan mencakup bahaya karhutla, teknik pembukaan lahan yang aman dan ramah lingkungan, serta pentingnya pelaporan segera setiap kejadian kebakaran, sekecil apapun.
Kapten Cke Purwadi, Danramil 402-11/Tulung Selapan, menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah karhutla.

“Pendekatan persuasif kepada masyarakat akan terus kami tingkatkan, khususnya selama puncak musim kemarau,” tegas Kapten Purwadi.
Sinergi yang kuat antara TNI-Polri, Manggala Agni, dan masyarakat diharapkan mampu meminimalisir risiko karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan di Tulung Selapan. (Red)







