Baturaja, Radar Keadilan – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Ir. H. Marjito Bachri, S.T., secara tegas menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten OKU dalam mendukung program nasional Pembangunan 3 Juta Rumah sebagai langkah strategis mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Marjito saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Pemantauan Program Pengentasan Kemiskinan serta Pembangunan 3 Juta Rumah yang berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Novian Aswardani, S.T., M.M., I.P.M., ASEAN.Eng., beserta jajaran; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU, Anugerahani Prasetyowati, S.S.T., M.Si.; Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten OKU, Hasan HD, S.Sos., M.SE.; Kepala Dinas Perkim OKU, Ir. Muzaim Aliansyah, S.T., I.P.M.; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) OKU, Yoyin Arifianto, A.P., M.Si.; Kepala Dinas Kesehatan OKU, Dedy Wijaya, S.KM., M.Kes.; Kepala Dinas Sosial OKU, Ir. Iwarman, S.T., M.Eng.; serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Marjito menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU menaruh perhatian serius dalam mendukung arahan pemerintah pusat, khususnya terkait penyediaan hunian layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Sebagian besar kabupaten di Sumatera Selatan mendapatkan alokasi sekitar 200 unit program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun angka tersebut tentu belum mencukupi kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab OKU akan terus berupaya menghadirkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, permasalahan kemiskinan bersifat kompleks dan menyeluruh, sehingga penanganannya menuntut upaya bersama serta kolaborasi erat dari seluruh pemangku kepentingan.
Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU, angka kemiskinan di daerah ini berhasil menurun dari 10,68 persen pada tahun 2024 menjadi 10,08 persen pada tahun 2025, atau mengalami penurunan sebesar 0,6 persen.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa langkah-langkah penanggulangan kemiskinan yang telah kita laksanakan berada pada jalur yang tepat. Namun kita tidak boleh terlena atau berpuas diri. Saya meminta seluruh kepala OPD bahu-membahu, bersinergi penuh, dan bekerja lebih keras lagi untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tegasnya.
Menurut Wabup Marjito, Program Pembangunan 3 Juta Rumah merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan menyediakan hunian layak, aman, dan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.






