Selain itu, pihak berwenang mengkoordinir dengan travel untuk menyediakan kendaraan pengganti, sehingga perjalanan dapat dilanjutkan segera.
Pemudik menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan secara cepat dan menyeluruh.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menegaskan komitmen dalam menangani setiap laporan masyarakat.
“Kami pastikan setiap pemudik yang mengalami kendala tidak dibiarkan sendiri. Personel kami hadir, membantu, dan menyelesaikan permasalahan hingga tuntas,” tegasnya.
Kolaborasi antara Polres Muba dan Dinas Perhubungan menjadi bukti sinergi institusi dalam memberikan layanan terbaik selama arus mudik.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa 110 bukan hanya nomor kontak, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Satu panggilan ke 110 langsung menggerakkan personel kami. Ini bukti bahwa Polri hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Layanan 110 tersedia 24 jam tanpa biaya dan siap memberikan bantuan cepat kapan saja.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima selama Operasi Ketupat Musi 2026, dengan memastikan setiap pemudik mendapatkan perlindungan dan bantuan yang cepat, tepat, dan tuntas.
Seperti yang telah dibuktikan pada malam hari tersebut, layanan darurat Polri menjadi tonggak keamanan dan kenyamanan bagi setiap warga yang melakukan perjalanan. (*/Desi)









