Oleh karena itu, tim tetap melakukan pemantauan intensif dan pendinginan lanjutan guna memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi berkobar kembali.
Danramil 402-07/Indralaya, Lettu Kav Adam, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan kesigapan seluruh pihak. Kami bersama personel gabungan terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan lanjutan agar api benar-benar padam serta tidak kembali menyala. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas, mengganggu kesehatan, serta merusak lingkungan,” ujar Lettu Kav Adam.
Pihaknya juga menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, Brigif 8/Garuda Cakti, Satpol PP, dan unsur masyarakat lainnya untuk memantau perkembangan kondisi di lokasi serta mengantisipasi munculnya titik api baru.
Keterlibatan aktif personel TNI dalam penanganan karhutla ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, sekaligus bukti bahwa sinergi antarlembaga adalah fondasi utama dalam penanggulangan bencana yang efektif.
Dengan kebersamaan, diharapkan penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal dan dampak kerugian bagi masyarakat dapat diminimalkan. (*/HS)
Sumber: Pendim 0402/OKI-OI







