Banjir OKI Mulai Surut, Pemerintah Fokus Perkuat Pemulihan Pascabencana dan Pencegahan Penyakit

Ribuan Warga Kembali ke Rumah, 595 Hektare Persawahan dan Berbagai Infrastruktur Terdampak

Spread the love
         
 
  
                 
   

Yasin, Kepala Desa Cahya Tani, mengkonfirmasi bahwa sejumlah warga telah mengeluhkan gangguan kesehatan ringan.

“Beberapa warga mengalami keluhan gatal-gatal pada kulit, namun telah segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan yang berada di lokasi. Sebagian besar warga lainnya kini telah kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa,” katanya.

Untuk menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten OKI menginstruksikan seluruh unit layanan kesehatan untuk tetap berada di posisi siaga dan memberikan pelayanan langsung di wilayah terdampak.

Tenaga medis ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, memantau kondisi kelompok rentan, serta menyediakan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak menunggu kondisi kesehatan memburuk. Jika mengalami keluhan apa pun, segera datang ke pos kesehatan terdekat atau menghubungi tenaga kesehatan yang ada di lokasi,” tegas Bupati Muchendi.

Selain aspek kesehatan, Pemerintah Kabupaten OKI juga melakukan pemantauan menyeluruh terhadap dampak banjir pada infrastruktur dan fasilitas umum.

Berbagai fasilitas seperti jembatan gantung penghubung area persawahan, sejumlah sekolah, rumah ibadah, serta sekitar 595 hektare lahan persawahan telah tercatat terdampak.

“Beberapa jembatan gantung yang digunakan untuk mengakses lahan persawahan mengalami kerusakan, alat elektronik di beberapa sekolah tidak dapat digunakan lagi, dan ratusan hektare sawah terendam yang berpotensi mengalami gagal panen,” jelas Yasin.

Bupati Muchendi memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten OKI akan melakukan langkah perbaikan dan pemulihan secara bertahap.

Bagi lahan persawahan yang terancam gagal panen (fuso), pemerintah akan menyediakan bantuan benih padi baru agar para petani dapat segera melakukan penanaman kembali.

Di akhir tinjauannya, Bupati Muchendi mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan, menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, memastikan air konsumsi memenuhi standar kesehatan, serta segera membersihkan lumpur dan sampah yang tertinggal akibat banjir.

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si., bersama Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten OKI Ny. Hj. Ike Meilina Muchendi, SE., M.Si., serta Ketua GOW OKI Ny. Diyem Wahyuni Supriyanto, melakukan kunjungan lapangan ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten OKI. Rombongan melakukan peninjauan langsung kondisi kawasan dan masyarakat pasca genangan air, sebagai bagian dari upaya pemantauan serta penyusunan langkah-langkah pemulihan yang tepat sasaran untuk memulihkan aktivitas dan kesejahteraan warga.|radarkeadilan.com

“Pemulihan bencana tidak dapat tercapai hanya melalui upaya pemerintah semata, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tutup Bupati Muchendi.

Seperti yang diharapkan sejak awal peristiwa, langkah-langkah penanganan banjir dan pemulihan pascabencana di OKI terus berjalan sesuai rencana, dengan fokus utama pada keamanan dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat terdampak. (*/Red)

banner"300x300"title"300x300"

BERITA TERKAIT