Depok, Radar Keadilan – Sekber Wartawan Indonesia (SWI) akan menggelar ajang SWI Green Impact 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026 di Grand Ballroom United Tractors, Jakarta Timur.
Berbeda dengan kegiatan seremonial biasa, ajang ini didesain sebagai gerakan sosial kolaboratif dan edukatif yang mengubah seruan di atas panggung menjadi langkah nyata penanganan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.
Mengusung tema “From Podium to Movement”, SWI Green Impact 2026 berfokus pada penanggulangan masalah sampah, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hijau, serta membuka peluang ekonomi yang adil bagi masyarakat desa, pelaku usaha kecil, generasi muda, sektor daur ulang, dan pengembangan bisnis sirkular.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia SWI Green Impact 2026 sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal SWI Pusat, Gianto Utoyo yang akrab disapa Toto, dalam rapat persiapan teknis di Kantor Law Firm Anwar Lamser, Jalan PSKD Lama Nomor 14, Pancoran Mas, Kota Depok pada Sabtu, 11 Juli 2026.
“Kami mengundang sekitar 500 peserta untuk berpartisipasi aktif dan berinteraksi langsung dalam serangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Kami menghadirkan terowongan hijau yang dibangun dari ribuan botol plastik bekas serta Pohon Janji, sebagai simbol nyata perubahan perilaku dan komitmen bersama,” ujar Toto.
Selain rangkaian atraksi simbolis, kegiatan ini juga memuat muatan edukasi yang mendalam.
Lembaga Bantuan Hukum Matapena Keadilan yang merupakan bagian dari keluarga besar SWI akan menyelenggarakan sesi pembekalan dan pemahaman hukum terkait isu lingkungan dan usaha hijau.
Puncak acara akan diisi sesi diskusi terbuka bertajuk “NGOPI: Ngobrol Pintar & Inspiratif – Dari Sampah Menjadi Cuan”.













