Palembang, Radar Keadilan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmen penuh dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Lapangan Griya Agung, Palembang, Rabu (6/5/2026).
Dalam apel yang berlangsung khidmat dan tertib tersebut, Bupati Askolani didampingi langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, Reza Agust Perdana, SE., M.Si, serta Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Banyuasin, Titin Yariyanti, S.Pd., M.Si. Mereka beserta jajaran mendengarkan secara langsung arahan strategis dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago.
Menteri Koordinator Polkam menekankan pentingnya sinkronisasi persepsi di seluruh elemen bangsa dalam menangani isu lingkungan yang krusial ini.
Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki peran sentral dan strategis untuk dijadikan sebagai barometer atau tolok ukur keberhasilan dalam penanganan Karhutla secara nasional melalui upaya minimalisasi sumber penyebab kebakaran.
“Kita berharap semua unsur terkait dapat menyamakan persepsi dalam pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia. Sumatera Selatan harus kita jadikan barometer dalam penanggulangan Karhutlah dengan meminimalisir penyebab terjadinya kebakaran,” tegas Menko Polkam dalam sambutannya.
“Jadikan apel ini sebagai momentum penguatan semangat untuk kita bersama mencegah dan menanggulangi karhutla,” tambahnya menutup arahan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Askolani memaparkan langkah-langkah konkret yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Banyuasin.









