Bupati Mesuji, Hj. Elfiana, SE., mengatakan bahwa manfaat pembangunan jembatan ini meluas hingga tingkat provinsi.

“Pembangunan jembatan ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan, khususnya bagi masyarakat OKI dan Oku Timur yang bertetangga dengan Mesuji. Jarak tempuh ke pintu tol terdekat di Kayu Agung cukup jauh, sementara Mesuji memiliki akses lebih dekat ke dua pintu tol, yaitu Way Kenanga (14,8 km dari Labuhan Batin) dan Simpang Pematang (23,9 km dari Way Kenanga),” terangnya.
Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR, Ir. K.M. Arsyad, M.Sc., merespon positif usulan tersebut. Ia menyarankan agar proyek ini dilihat sebagai pengembangan kawasan terpadu sehingga dapat dipertimbangkan sebagai program prioritas pemerintah pusat.

“Kawasan perbatasan ini juga mencakup program transmigrasi, menjadi faktor penting untuk dipertimbangkan,” ujarnya.
Arsyad juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dengan melengkapi usulan dengan readiness criteria dan feasibility study. (*/Red)




