Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M, menyambut positif pembangunan jalur khusus tersebut.
“Kita sangat mengapresiasi pembangunan ini. Keberadaan jalur khusus dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat di jalan umum,” ungkapnya.
Peresmian dimulai dengan penekanan sirine bersama oleh Gubernur Sumsel dan Wakil Bupati OKU. Jalan hauling sepanjang 14 kilometer ini melintasi tujuh desa: Gunung Kuripan, Tanjung Kurung, Batanghari, Sukamerindu, Panggal-panggal, Ulak Pandan, dan Keban Agung. Pembebasan lahan telah mencapai 100 persen.
Direktur Operasional PT AOC, Ugi Sismarendra, menyampaikan bahwa infrastruktur ini merupakan bagian penting dari pengembangan operasional perusahaan.
Sementara itu, Direktur PT Sumbagsel Energi Sakti Pewali menyambut baik pembangunan tersebut, menegaskan jalur khusus ini menjamin kelancaran pasokan batubara ke PLTU Sumbagsel 1, sehingga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Sumsel dan jaringan Sumatera tetap terjaga.
Pembangunan jalan hauling PT AOC menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
Dengan pembebasan lahan tuntas, jalur ini tidak hanya memperlancar operasional perusahaan dan menjaga keandalan energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi tujuh desa yang dilintasi.
Investasi yang tumbuh bersama masyarakat adalah kemajuan yang sejati — di mana kemakmuran daerah dan kesejahteraan warga berjalan beriringan, selamanya. (*/Untung)








