Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi masih berpotensi menyebabkan risiko banjir dan longsor.
“Kondisi cuaca saat ini belum dapat dipastikan membaik dalam waktu dekat. Saya menginstruksikan seluruh perangkat desa untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, mengawasi keamanan anak-anak dan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana,” jelas Muchendi dengan tegas.
Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Penyiaran, berita ini disusun dengan prinsip objektivitas, akurasi, transparansi, dan tidak mengandung unsur yang merugikan pihak manapun.
Konten layak tayang secara luas karena selaras dengan norma hukum dan nilai-nilai masyarakat Indonesia.
Dengan momentum Hari Desa Nasional 2026 ini, pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen untuk terus mengangkat derajat desa sebagai wahana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Seperti yang ditegaskan pada pembukaan acara, desa adalah fondasi kemajuan negara – dan melalui kerja sama yang solid serta komitmen yang tinggi, setiap langkah pembangunan akan membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat OKI. (*/Red)










