Pengemudi minibus dan rekannya tidak mengalami cedera apapun.
Setelah kejadian, pengemudi minibus langsung melapor ke Polsek Blambangan Umpu sesuai arahan rekannya.
“Setelah merasakan benturan, kami langsung menuju kantor polisi karena lokasi tidak jauh dari tempat kejadian,” jelas Yosarman saat memberikan keterangan di ruang Satlantas Polres Way Kanan.

Wahyu menambahkan, “Saya sedang tertidur dan terbangun karena benturan keras. Setelah mengetahui ada korban yang tertabrak, kami segera mengambil langkah untuk melapor.”
Petugas kepolisian melakukan olah TKP secara menyeluruh dan menyimpan seluruh barang bukti di Satlantas Polres Way Kanan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan juga menimbulkan kerusakan materiil yang ditaksir mencapai Rp2 juta.
AKP Sulkhan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
“Kami tekankan kepada masyarakat untuk selalu mengatur kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan agar tidak terjadi kejadian serupa di masa mendatang,” tegasnya.
Seperti yang telah terlihat dari insiden ini, kondisi jalan licin akibat hujan menjadi ancaman serius bagi keselamatan berkendara.
Peringatan ini menjadi penting mengingat Jalinsum sebagai jalur utama yang sering dilalui kendaraan bermotor berbagai jenis. (Yos)












