Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Penghargaan Strategic Partnership & Innovation dari Waste4Change

Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Penghargaan Strategic Partnership & Innovation dari Waste4Change

Berita, BISNIS, EKONOMI, Jakarta2599 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Jakarta, Radar Keadilan – PT Bukit Asam (Persero) Tbk, anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, kembali membuktikan kepemimpinan dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan meraih apresiasi kategori Strategic Partnership & Innovation Award dari Waste4Change.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas inisiatif Perseroan menyusun perencanaan lengkap sistem pengelolaan sampah berbasis prinsip pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang.

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

Penghargaan diserahkan pada Kamis, 3 September 2026, di Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, oleh Direktur Waste4Change Consulting Business, Anissa Ratna Putri, kepada perwakilan PTBA, yakni Kepala Bagian Layanan Fasilitas Kantor dan Lingkungan Kerja Rizky Rahma Putri serta Kepala Bagian Layanan Fasilitas Kantor Imam Prasetyo.

Apresiasi yang berbentuk Research & Innovation Project Highlight ini menegaskan bahwa rancangan studi pendahuluan dan Dokumen Rekayasa Terperinci Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle yang disusun PTBA menjadi landasan kokoh bagi sistem pengelolaan sampah yang mandiri, terstruktur, dan bermanfaat jangka panjang.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PTBA, Eko Prayitno, menyampaikan bahwa pengakuan ini menjadi bukti nyata komitmen Perseroan menjaga kelestarian lingkungan seiring berjalannya kegiatan operasional.

“Bagi PTBA, pengelolaan sampah merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab Perseroan terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui penyusunan studi dan rancangan teknis TPS3R, kami membangun fondasi agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara mandiri, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujar Eko.

Ia menegaskan bahwa sistem pengelolaan sampah yang efektif memerlukan perencanaan matang serta kerja sama lintas pihak.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"