Muchendi berharap, para Duta Canting Kencana dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada pelajar, bahkan hingga tingkat sekolah dasar.

#DutaCantingKencana #OKI
“Pemanfaatan media sosial juga diharapkan menjadi salah satu strategi efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif seputar gizi, kesehatan, dan kependudukan,” tutupnya, menandaskan pentingnya adaptasi dengan perkembangan teknologi.
Sementara itu, Sekretaris DPPKB OKI, Hj. Endang Kartika Hardiana, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di daerah.

“Tujuan umum kegiatan ini adalah terwujudnya generasi emas bebas stunting dengan melibatkan peran aktif remaja sebagai konselor sebaya,” ujar Endang.
Ia menambahkan, karantina finalis telah dilaksanakan sejak 13 hingga 16 Oktober di Hotel Dinesti Resort Kayuagung, dengan berbagai materi edukatif, mulai dari Kesehatan Reproduksi Remaja, Gizi Seimbang, Sekolah Siaga Kependudukan, hingga Public Speaking.
“Para finalis tidak hanya dilatih menjadi figur inspiratif, tetapi juga dibekali pengetahuan agar mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting dari hulu,” tambahnya, menekankan pentingnya pembekalan yang komprehensif.
Dengan terpilihnya Duta Canting Kencana OKI, diharapkan semangat generasi muda semakin membara untuk berperan aktif dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang bebas stunting.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, demi masa depan yang lebih baik. (*/Red)












