Banyuasin, Radar Keadilan – Kegiatan Safari Ramadan 1447 H yang digelar Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menjadi momentum strategis untuk menguatkan sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026.

Acara berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Banyuasin pada Senin (10/3/2026) dengan dihadiri sekitar seribu jamaah dari berbagai kalangan.
Operasi Ketupat Musi 2026 akan menjadi pijakan utama dalam mengamankan arus mudik, arus balik, dan perayaan Idul Fitri di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Pelaksanaan operasi ini mencakup pengamanan jalur transportasi, pengaturan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah saat salat Idul Fitri, serta pengawasan aktivitas masyarakat di pusat keramaian dan kawasan wisata.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi menyeluruh.

“Tugas menjaga keamanan tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar wilayah Banyuasin tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ucapnya.
Kapolda juga mengingatkan bahwa dinamika global berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan nasional, sehingga soliditas serta kebersamaan seluruh komponen bangsa menjadi kebutuhan mendesak.
Acara dihadiri oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Wakil Bupati Netta Indian, S.P., Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf. Handoyo Yudi Prasetyo, Kajari Banyuasin Erni Yusnita, serta pejabat utama Polda Sumsel meliputi Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, dan Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri. Juga hadir sejumlah pimpinan instansi daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.













