Palembang, Radar Keadilan – Jalan Tol Kapal Betung, sebagai koridor strategis jaringan Trans Sumatera untuk arus mudik nasional di kawasan Sumatera bagian selatan, telah melalui verifikasi menyeluruh guna memastikan kesiapan penuh menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, turun langsung mengecek kondisi fisik jalan, fasilitas pendukung, dan sistem pengamanan di sepanjang jalur tol pada Selasa pagi.
Pengecekan lapangan menutupi ruas tol dari Talang Kelapa, Musi Landas, area istirahat, Jembatan Musi V, Kramasan hingga Kayu Agung.
Langkah proaktif ini mencakup evaluasi kondisi permukaan jalan, kesiapan fasilitas keselamatan, ketersediaan layanan di rest area, serta pemetaan titik-titik yang berpotensi menjadi simpul kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik berlangsung.
Sebagai jalur utama penghubung Lampung dengan Palembang dan wilayah lain di Sumatera Selatan, Tol Kapal Betung memiliki peran krusial dalam menjamin kelancaran mobilitas pemudik antarprovinsi.
Kesiapan jalur ini berdampak langsung pada kelancaran pergerakan kendaraan menuju dan keluar dari provinsi tersebut, serta mendukung konektivitas kawasan Sumatera bagian selatan secara keseluruhan.












