Kapolri Pimpin Apel 5.000 Ojol dan Buruh di Palembang, Luncurkan Langkah Strategis Jaga Kamtibmas Sumsel

Kapolri Pimpin Apel 5.000 Ojol dan Buruh di Palembang, Luncurkan Langkah Strategis Jaga Kamtibmas Sumsel

Uncategorized2898 Dilihat
banner"468x90"title"468x90"

Kapolri juga mendorong komunitas ojek online untuk memanfaatkan layanan darurat 110 secara optimal dan mengumumkan pengembangan fitur panic button khusus sebagai bentuk peningkatan perlindungan bagi pekerja transportasi berbasis aplikasi.

Selain upaya pengamanan, Polri juga menyampaikan sejumlah program dukungan kepada komunitas buruh dan ojek online, antara lain layanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, pembentukan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda dan Polres, serta penguatan perlindungan pekerja termasuk jaminan kecelakaan kerja.

banner"300x250"title"300x250"
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan ramah memberikan penghargaan kepada perwakilan pengemudi ojek online, salah satunya dari Gojek, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran mereka sebagai mitra aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan. | Andrian, radarkeadilan.com

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri memastikan kesiapan penuh untuk pelaksanaan Operasi Ketupat di seluruh Indonesia.

Polri akan menyediakan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di seluruh jalur mudik guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Selain itu, perusahaan aplikasi ojek online juga didorong untuk menyediakan program mudik gratis bagi pengemudi sebagai bentuk dukungan sosial terhadap pekerja transportasi.

Peserta apel berasal dari platform transportasi online ternama seperti Maxim, Grab, Gocar, Shopee, dan Gojek. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh organisasi buruh termasuk KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI, dan NIKUEBA-KSBSI.

Setelah acara berakhir, seluruh peserta menerima bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, dan mie instan sebagai wujud perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

Perwira kepolisian memberikan simbol penghargaan dan perlindungan kepada perwakilan komunitas ojek online dan buruh, dalam rangka acara apel kamtibmas yang digelar di Palembang sebagai bentuk sinergi bersama menjaga stabilitas daerah. | Andrian, radarkeadilan.com

“Kami mengajak seluruh komunitas ojek online dan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Sriwijaya. Sinergi ini adalah komitmen nyata demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif,” tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polda Sumsel dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

“Polda Sumsel menjadikan komunitas ojek online dan buruh sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan daerah. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Acara apel kamtibmas yang menghimpun ribuan peserta ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah, sejalan dengan tema yang diusung untuk menciptakan Bumi Sriwijaya yang aman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/Andrian)

banner"728x90"title"728x90"