Dilaksanakan pula penyerahan bantuan mesin pipil jagung dan mesin pengering kepada kelompok tani untuk meningkatkan kapasitas pascapanen, serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui BRI Region 4 bagi para petani.
Program Jembatan Merah Putih Presisi menjadi inovasi strategis Polda Sumsel dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Jembatan-jembatan tersebut dirancang untuk membuka akses transportasi bagi desa-desa yang sebelumnya menghadapi keterbatasan infrastruktur, sehingga mendorong kelancaran distribusi hasil pertanian, peningkatan mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan aktivitas ekonomi desa secara signifikan.
Momentum tersebut juga diisi dengan dialog interaktif melalui konferensi video yang menghubungkan lokasi kegiatan di Ogan Ilir dengan beberapa daerah lain, antara lain Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo, untuk membahas implementasi program ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.

Kapolda Sumsel menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur desa.
“Kehadiran Bapak Kapolri di Sumatera Selatan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus bergerak bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendorong kemajuan daerah,” ucapnya.
Pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian di Sumatera Selatan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mempercepat distribusi hasil produksi, serta memperkuat stabilitas sosial di wilayah pedesaan.
Kontribusi Polri dalam program ini mencerminkan komitmen menyeluruh institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (*/Rudi)







