Pemantauan dini dilakukan secara berkelanjutan melalui patroli rutin tim pengamanan perusahaan untuk mendeteksi potensi titik panas lebih awal.
Dukungan informasi dari masyarakat serta pemerintah daerah menjadi jaring penguat yang mempercepat kedatangan tim ke lokasi kejadian.
“Apresiasi kami sampaikan kepada masyarakat yang sigap melaporkan potensi bahaya kebakaran mendekati jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal itu membuktikan bahwa gotong royong menjaga keselamatan adalah pondasi utama bagi kelangsungan ketahanan energi bangsa,” ujar Luthfi menutup pernyataannya.
PHR Zona 4 selaku bagian dari Wilayah Kerja Pertamina Hulu Rokan di bawah Regional Sumatera mengelola tujuh blok produksi yang tersebar di dua kota serta sembilan kabupaten Provinsi Sumatera Selatan, beroperasi dalam pengawasan ketat SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan.
Langkah nyata yang dilakukan bukan sekadar menjaga kelangsungan pasokan energi nasional, melainkan membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama adalah komitmen yang senantiasa dijunjung tinggi, hari ini maupun di masa mendatang. (*/Nanda)









