Kasus DBD Terus Melonjak, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Desak Dinkes Kerja Nyata dan Proaktif

Kasus DBD Terus Melonjak, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Desak Dinkes Kerja Nyata dan Proaktif

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

PALI, Radar Keadilan – Peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir memicu perhatian serius dari pimpinan daerah. Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, SH, secara tegas meminta Dinas Kesehatan PALI bergerak cepat dan tidak pasif menunggu laporan kasus.

Desakan ini muncul di tengah data yang mencatat 71 kasus dengue sepanjang Juni–September 2026, termasuk dua korban jiwa kakak beradik yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini, apalagi warga terkena penyakit DBD secara berulang. Untuk itu, Dinas Kesehatan harus cepat tanggap dan melakukan kerja nyata,” tegas H. Ubaidillah, Senin (14/9/2026).

Politisi ini menegaskan bahwa penanganan DBD tidak boleh sekadar mengandalkan fogging setelah kasus ditemukan.

Diperlukan langkah pencegahan menyeluruh — mulai dari penindakan di wilayah berpotensi sarang nyamuk, edukasi intensif, hingga ketersediaan abate bagi masyarakat.

“Dalam menyelesaikan permasalahan pemutusan jaringan nyamuk Aedes aegypti, Dinas Kesehatan Kabupaten PALI harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang menjaga lingkungan tetap bersih. Bukan hanya fogging saja, akan tetapi masyarakat juga diberikan obat abate agar nyamuk tersebut tidak berkembang biak,” jelasnya.

H. Ubaidillah mengingatkan Dinkes PALI untuk tidak bekerja secara pasif. Langkah pencegahan harus dilakukan secara aktif, terutama di wilayah yang sudah tercatat memiliki kasus DBD.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"

BERITA TERKAIT