Usulan dukungan juga disampaikan dalam rangka pemantapan Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun Anggaran 2026. Kabupaten Banyuasin memiliki lahan sawah yang sebagian besar terletak di kawasan transmigrasi, dan telah terbukti sebagai penghasil padi terbesar di tingkat nasional.
Data ini menjadi bukti nyata bahwa program transmigrasi tidak hanya berhasil dalam penempatan penduduk, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang menyejahterakan komunitas transmigran serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Askolani didampingi oleh jajaran pejabat utama Kabupaten Banyuasin, antara lain Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU ASEAN Eng; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ir. H. Mohd. Riyan A. S, ST., MM., IPM., ASEAN Eng; serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hj. Ida Bahagia, SH., MM.

Dengan dukungan yang diharapkan dari pemerintah pusat, kawasan transmigrasi di Banyuasin diharapkan dapat terus berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih kuat, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat luas. (*/Sangkut)








