Kemhan RI Tinjau Produksi Munisi PT Multipar Pertahanan di OKI, Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Kemhan RI Tinjau Produksi Munisi PT Multipar Pertahanan di OKI, Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Berita, EKONOMI, OKI, TNI2597 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memperkuat pengawasan dan pengembangan industri pertahanan dalam negeri melalui kunjungan kerja peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT Multipar Pertahanan Indonesia yang berlokasi di Desa Bumi Arjo Makmur, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (15/10/2026), guna memastikan kualitas dan kesesuaian proses produksi munisi guna mendukung kesiapan pertahanan nasional.

banner"300x250"title"300x250"

Kunjungan kerja yang dimulai pukul 10.30 WIB dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Teknologi Wahana Darat Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., M.I.P., dalam rangka memverifikasi kesesuaian proses produksi munisi kaliber 5,56 x 45 mm.

Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., turut hadir mendampingi rombongan, bersama jajaran pejabat dari unsur Kementerian Pertahanan, Markas Besar TNI, serta pimpinan perusahaan.

Direktur PT Multipar Pertahanan Indonesia, Dyah Paramita Inggita, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen penuh mendukung upaya pemerintah memperkuat pertahanan negara melalui penyediaan munisi yang berkualitas dan andal.

“Kami senantiasa menjaga sinergi dan kerja sama yang erat dengan Kementerian Pertahanan, sebagai wujud nyata dukungan kami dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dyah Paramita Inggita.

Sementara itu, Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas menegaskan bahwa penguatan kapasitas produksi munisi di dalam negeri merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional.

“Semakin kuat kemampuan produksi dalam negeri, semakin mandiri Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pertahanan, sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"