Baturaja, Radar Keadilan – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu secara resmi memulai langkah strategis menyusun kerangka kerja pemerintahan digital yang menyeluruh dan terpadu, guna memastikan layanan publik berjalan lebih cepat, efisien, dan dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat.
Upaya ini dituangkan dalam kegiatan Sharing Session dan Diskusi Kelompok Terfokus Penyusunan Arsitektur serta Peta Rencana Pemerintahan Digital Kabupaten OKU Tahun 2026, yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKU di Ruang Abdi Praja Sekretariat Daerah Kabupaten OKU pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kegiatan mengusung tema “Sinergi Perangkat Daerah dalam Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintahan Digital Kabupaten OKU” ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten OKU, Indra Susanto, M.A.P., mewakili Bupati OKU.
Sebagai narasumber hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Sumedang, Arief Syamsudin, M.T., serta Direktur IM Creative, Santosa Sumitra Wijaya. Peserta kegiatan meliputi pimpinan dan staf pengelola sistem informasi dari seluruh satuan kerja perangkat daerah, kepala bagian, hingga camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU.
Kepala Dinas Kominfo OKU, Mirdaili, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal yang krusial untuk mengumpulkan data, kondisi terkini, serta kebutuhan pengembangan sistem dari seluruh jajaran pemerintahan daerah.
Seluruh masukan yang diterima akan diolah menjadi dasar penyusunan dokumen resmi arsitektur pemerintahan digital Kabupaten OKU.
“Saat ini berbagai aplikasi, situs web, dan infrastruktur teknologi informasi telah dikembangkan secara mandiri oleh masing-masing perangkat daerah. Tanpa adanya kerangka kerja bersama, pengembangan ini berisiko menimbulkan sistem yang tidak saling terhubung, pemborosan anggaran, serta layanan yang tidak terintegrasi. Oleh karena itu, arsitektur pemerintahan digital menjadi pedoman wajib yang harus diikuti seluruh pihak,” tegas Mirdaili.









