Koperasi Desa Merah Putih OKI Gempur Blankspot Internet: Kedaulatan Digital dari Desa untuk Indonesia

Inisiatif Koperasi Desa Merah Putih (KMP) di Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi solusi inovatif pemerataan akses digital melalui skema bisnis internet berbasis koperasi, memberdayakan masyarakat desa sebagai pemilik dan pengelola layanan internet.

EKONOMI, OKI, TEKNOLOGI2265 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   

Teknologi yang digunakan fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi geografis setempat, termasuk penggunaan jaringan internet satelit untuk wilayah 3T.

Solidaritas Digital: Kekompakan ISP, Koperasi Desa Merah Putih, dan Pemerintah Daerah untuk Akses Internet Merata./radarkeadilan.com

“Beberapa desa yang telah menerapkan skema ini berhasil keluar dari zona blankspot dan kini memiliki layanan internet mandiri dengan tarif terjangkau dan kualitas stabil,” ungkap Hanif.

Model ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, seperti warung internet desa, pelatihan digital, hingga layanan e-commerce lokal.

“Model ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi gerakan kedaulatan digital dari desa untuk desa,” tambahnya.

Targetnya, 120 desa di OKI akan terhubung melalui program desa online mandiri tahun ini, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMDes, serta mitra teknologi.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Adi Yanto, S. Pd,, M.Si, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah progresif dari Koperasi Merah Putih yang telah menghadirkan inovasi berbasis digital melalui program Desa Online Mandiri. Ini adalah bukti nyata bahwa transformasi digital juga dapat dan harus dimulai dari desa,” terangnya.

Menurut Adi, keberadaan internet di desa bukan hanya sebagai kebutuhan pelengkap, tetapi menjadi kebutuhan dasar baru dalam pembangunan sumber daya manusia, ekonomi, dan pelayanan publik.

“Akses internet yang inklusif akan membuka banyak peluang: dari pendidikan, pemasaran produk lokal, hingga pelayanan digital pemerintah desa. Kami di Dinas Kominfo siap bersinergi dalam penguatan infrastruktur, literasi digital, dan pendampingan teknologi,” ujar Adi.

Ia juga menyampaikan bahwa program seperti ini sangat selaras dengan agenda nasional transformasi digital dan program 100 Smart Village yang sedang didorong di berbagai daerah.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini bisa terus tumbuh. Pemerintah daerah, koperasi, komunitas, dan dunia usaha harus berjalan bersama, agar tidak ada desa yang tertinggal dalam era digital ini,” pungkasnya.

Di setiap sudut desa, di setiap jengkal tanah air, asa untuk maju tak pernah padam. Koperasi Desa Merah Putih adalah bukti nyata bahwa dengan semangat gotong royong dan inovasi, kedaulatan digital bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang dapat diraih bersama. (*/Red)

banner"300x300"title"300x300"

BERITA TERKAIT