Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan
Pada Rabu (26/2/2025), Zulhadi bersama keluarga berinisiatif melakukan pencarian menggunakan dua perahu ketek dengan menyusuri Sungai Dawas. Namun, hingga malam hari, mereka belum menemukan tanda-tanda keberadaan Arwendi.
Keesokan harinya, sekitar pukul 13.00 WIB, Zulhadi menerima telepon dari seseorang yang melihat sesosok jenazah di sungai, dikerumuni oleh buaya.
“Orang yang melihat itu berinisiatif menyelamatkan jenazah sambil menelepon kami,” jelas Zulhadi.
Saat pihak keluarga tiba di lokasi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan mengenaskan. Meski begitu, keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Arwendi berdasarkan tanda luka di antara hidung dan bibirnya.
Kapolres Muba AKBP Listyono Dwi Nugroho, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sei Lilin Iptu Jhon Kenedy,SH. saat dikonfirmasi mengatakan
“Sudah ada anggota yang menanganinya pak, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga”
“Kami menghimbau kepada warga kecamatan Sungai lilin untuk tetap waspada ketika beraktifitas di sekitar sungai yang ada buayanya, sebab buaya ini hewan buas di perairan dan akan menerkam apa saja yang masuk dalam jangkauannya,” pungkas Jhon Kenedy.
(Desi Opiana)













