Menteri Pertanian RI Pacu Produktivitas Padi di Banyuasin: Target Lumbung Pangan Nomor 1 Nasional Menggema!

Menteri Pertanian RI Pacu Produktivitas Padi di Banyuasin: Target Lumbung Pangan Nomor 1 Nasional Menggema!

Banyuasin, Berita, PERTANIAN5268 Dilihat
banner"468x90"title"468x90"

Seftian berharap dukungan dari berbagai pihak untuk koperasi merah putih dan sistem pertanian di Desa Merah Mata.

“Kami berharap stakeholder dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga kementerian dapat mendukung dan mensupport secara maksimal sistem pertanian yang ada di wilayah Desa Merah Mata,” pungkasnya.

banner"300x250"title"300x250"

Banyuasin Genjot Target Produksi Padi

Sebagai lumbung pangan nomor 2 nasional, Kabupaten Banyuasin terus berupaya meningkatkan target produksi padi. Sekda Erwin menjelaskan bahwa Pemkab Banyuasin memprogramkan peningkatan produksi padi dengan sasaran luas tanam padi seluas 238.543 Hektar di Tahun 2025.

Sinergi Pertanian di Banyuasin: Bapak Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H Andi Amran Sulaiman MP., bersama Sekda Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim ST., MM., MBA.,IPU.,ASEAN Eng., dan jajaran terkait, menunjukkan komitmen dalam memajukan sektor pertanian di Banyuasin. Kolaborasi kunci keberhasilan!/Sangkut, radarkeadilan.com

“Kita semua harus memiliki komitmen yang sama guna tercapainya target tanam tersebut,” tegasnya.

“Dengan demikian, harapan kita dapat meningkatkan produksi tahun 2025 khususnya produksi padi, sehingga sekaligus memantapkan Kabupaten Banyuasin sebagai lumbung pangan di Provinsi Sumatera Selatan, sebagai penyumbang lumbung pangan nasional, dan Banyuasin akan meningkat dari peringkat 2 menjadi peringkat 1,” harap Erwin.

KUR dan Perlindungan Lahan Pertanian

Erwin menambahkan bahwa pencapaian produksi yang tinggi ini juga berkat peran serta perbankan yang telah menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani. Ia juga mengingatkan pentingnya mencegah alih fungsi lahan pertanian pangan ke non pangan.

“Menurut Undang-undang Nomor 41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, bila terjadi pelanggaran akan dikenakan sanksi hukuman baik fisik maupun denda,” jelasnya.

Mentan RI: Indonesia Harus Mandiri Pangan!

Menteri Pertanian RI Andi Amran menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan Kabupaten Banyuasin dalam peningkatan produksi pangan.

“Presiden RI Bapak Prabowo melalui Kementerian Pertanian terus berupaya agar Indonesia memiliki ketahanan dan kemandirian pangan sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

“Saya mengharapkan kepada Bapak/Ibu petani untuk selalu bekerja keras, tekun, agar sasaran produksi yang kita harapkan dapat dicapai dengan baik. Manfaatkanlah bantuan-bantuan baik berupa infrastruktur pertanian, alat mesin pertanian yang telah didistribusikan sesuai penggunaannya. Terima kasih telah mendukung pencapaian target produksi,” tutupnya.

Dari Merah Mata, Banyuasin, tekad untuk menjadi lumbung pangan nomor 1 nasional terus berkobar. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani menjadi kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan Indonesia. (*/Sangkut)

banner"728x90"title"728x90"