Unit mobil keluarga yang melaju dari arah Palembang menuju wilayah Cempaka terjun ke parit sisi jalan, kemudian terbakar total akibat kebocoran bahan bakar yang tersambar api dari tungku masak warga sekitar lokasi.
Kejadian bermula ketika pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk, hingga kendaraan keluar jalur dan menabrak tungku milik warga.
Beberapa saat kemudian, kebocoran bahan bakar yang keluar dari mobil langsung menyala setelah bersentuhan dengan sumber api dari tungku tersebut.
Kendaraan hangus terbakar seluruhnya dengan perkiraan kerugian material mencapai sekitar Rp100 juta.

#PolresOKUTimur #KecelakaanLaluLintas #MobilTerbakar #MudikAman #OperasiKetupatMusi2026
Beruntungnya, seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan sebelum kebakaran menyebar dan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka apapun.
Segera setelah menerima laporan, Polres OKU Timur melalui Polsek Cempaka dan Unit Laka Satlantas langsung melakukan tanggapan cepat.
Petugas menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area, mengatur aliran lalu lintas agar tetap lancar, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar untuk memadamkan api serta mengevakuasi sisa kendaraan.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan faktor utama terjadinya kecelakaan adalah kelalaian pengemudi akibat kondisi mengantuk saat menjalankan perjalanan jauh.

#PolresOKUTimur #KecelakaanMobilTerbakar #Mudik2026 #KeselamatanLaluLintas #OperasiKetupatMusi2026
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menegaskan kejadian ini menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau arus balik Lebaran.
“Jangan pernah memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk. Istirahat adalah bagian tidak terpisahkan dari perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga mengingatkan risiko tinggi yang ditimbulkan oleh kondisi lelah dan mengantuk saat berkendara.
“Mengantuk saat berada di belakang kemudi sama bahayanya dengan mengemudi dalam kondisi mabuk. Manfaatkan rest area atau pos pelayanan yang telah disediakan sepanjang jalur mudik untuk beristirahat secara berkala. Apabila mengalami kondisi darurat selama perjalanan, segera hubungi layanan darurat 110,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik mudik maupun aktivitas sehari-hari.
Saat ini, Polda Sumsel terus meningkatkan upaya edukasi keselamatan berkendara dan pengawasan ketat di seluruh jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama periode perayaan Lebaran.

#PolresOKUTimur #KecelakaanLaluLintas #MudikAman #OperasiKetupatMusi2026
Seperti kejadian di Jalan Lintas Komering, kesadaran akan kondisi diri saat berkendara dapat menjadi perbedaan antara keselamatan dan bencana.












